GO SHARE Akan datang Keberkahan pada kamu jika kamu berbagi hal hal yang baik.... Aminnk.... Aminn

Selasa, 25 Juli 2017

Kemuliaan bagi Allah: Belajar Dullah Penjual buta Kerupuk yang Tak Pernah Menyerah

Kemuliaan bagi Allah: Belajar Dullah Penjual buta Kerupuk yang Tak Pernah Menyerah -

Dullah, Tunanetra Penjual Kerupuk
Dullah, tunanetra Kerupuk penjual

Lahir dengan kondisi fisik yang tidak sempurna, kadang-kadang melakukan beberapa orang sering meninggalkan negara tanpa membuat upaya serius untuk menjalani kerasnya hidup.

Biarkan mereka yang memiliki cacat atau keterbatasan fisik, bahkan mereka yang tubuhnya sempurna dan sehat terlalu malas untuk bekerja, bahkan lebih ironis, mereka memilih bukan?

Dullah, misalnya. Meskipun kedua mata tidak bisa melihat, tapi ia enggan menunggu amal. Dia lebih suka menjual kerupuk kulit sekitar sepanjang jalan.

Agus, warga Bandar Lampung, tentu saja biasanya mengambil Dullah penjualan, mengatakan bahwa setiap hari Dullah itu, berjalan sambil memegang tongkat yang menjadi membimbing ke bawah semua jalan-jalan kota Bandar Lampung. "Kerupuk Kulit .. kulit Kerupuuk" teriak kerumunan Dullah sepanjang jalan, ia Dullah Kerupuk dibuat, tetapi kapten sebagai ditugaskan.

"Harga satu paket Rp 5.000" Kata Agus, Lebih keselamatan, kata Agus, Dullah dia tidak ingin uang yang diberikan secara bebas. Dia lebih suka mendapatkan uang, tetapi keringat dari pekerjaan itu sendiri, daripada mendapatkan banyak uang, tapi amal.

sekali sehari Agus memberikan Dullah lebih banyak uang, ia membeli kerupuk dibayar Rp. 10.000, Dullah Sejak saat itu tidak berubah, jika perubahan apa Agus Dullah tulus, tapi ditolak Dullah. Dullah berikutnya mengembalikan perubahan.

"saya senang menjadi penjual, saya tidak akan mendukung keluarga di jalan mengemis. selama saya mungkin akan mencoba, aku akan melakukan sesuatu untuk mendukung keluarganya, tanpa menunggu terima kasih kepada orang-orang "Agus, mengutip Dullah

Sumber:. Kabarmekah.com
saran inspirasi Islam

Related Posts

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Kemuliaan bagi Allah: Belajar Dullah Penjual buta Kerupuk yang Tak Pernah Menyerah

0 komentar:

Posting Komentar