MENGEJUTKAN !!!! ... Ini adalah alasan MENGAPA MEMILIH ENO menangani KILLER cangkul PLUS UNTUK PENGGUNAAN K3L4MIN ditetapkan pada ENO ....... -
Polisi akhirnya menemukan penjelasan pembunuh tak terduga Enno Parinah (18) alias Indah, yang k3l4minnya menempatkan cangkul di Kosambi, sedangkan dari kabupaten Tangerang dalam gangguan nya.
Unexpected dikenal bernama Rahmat Alim siswa SMP yang berusia 15 tahun, warga Gang Musala Mustaddin, Jatimulya, Kecamatan Kosambi, Tangerang, Banten.
korban dengan aksesoris baru pengetahuan tentang bulan. Kemudian, pada malam kejadian, Kamis (12/5) sekitar 23:30, tersangka dan pakta korban untuk bertemu di kamar korban di dunia gangguan PT Mandiri Polita.
Setelah pertemuan, kedua juga b3rc * MBU. Namun, ketika Rahmat ingin mencium korban, permohonan bandingnya ditolak oleh korban. Mendengar ini, Rahmat bosan, kemudian dia meninggalkan ruangan korban.
Nah, ketika keluar dari ruangan, Rahmat berdalih bertemu dengan dua orang, yang RA dan IH awal.
Rahmat mengaku diminta. "Apa yang kau lakukan di sini lo, membaca Emang pacar Indah," kata Rahmat meniru RA wafel dan IH. Indah, kata Rahmat, adalah nama lain dari korban.
Kemudian respon Rahmat. "Tidak bang, aku tidak pacarnya," kata Rahmat.
Menurut Rahmat, dia tiba-tiba Rahmat mengundang dua orang di ruang korban. "Mungkin akan mastiin, kata Rahmat.
Selain itu, sekali di dalam, pria yang berinisial IH segera mencium wajah korban dengan bantal dan kata Rahmat mencari pisau di dapur.
karena tidak ada pisau dapur, kemudian Rahmat meninggalkan ruangan dengan maksud mencari sesuatu tapi pisau. Dia melihat cangkul, tidak jauh dari kamar korban.
Kemudian, menggunakan cangkul dan kembali ke ruang dari korban. pada waktu itu, kata Rahmat, di dalam ruangan dengan cangkul, ia melihat inisial IH masih mencengkeram wajah korban dengan bantal. Sementara itu, orang-orang yang telah mengadakan RA kaki awal korban.
Selain itu, IH ditanya awal anugerah cangkul ini korban
dan IH mematuhi cangkul memukul korban dan wajah korban.
Grace keluar dari ruangan seperti jijik melihat status korban berlumuran darah. Tapi Rahmat kembali untuk memastikan bahwa korban sudah mati atau tidak.
Melihat korban masih bernapas. Rahmat selalu marah terhadap pengobatan korban yang refuse diundang hubungan seksual, kecil di payudara kiri korban hingga jejak.
Setelah korban tak berdaya, sementara RA kata Grace untuk memegang kaki korban di kanan dan terbuka. Setelah posisi kuda korban, kemudian pasang RA cangkul menangani korban k3m4luan sampai korban meninggal dunia. Kemudian, Rahmat mengambil ponsel milik korban.
Enno TAHU TIDAK PERNAH MEMBUAT THE MAN IN MESS
Parihah Enno (18) korban pembunuhan cangkul menangani k3m4luannya termasuk dalam kekacauan Polyta PT global yang Mandiri, Jatimulya, Kecamatan Kosambi, Tangerang, tidak pernah dikenal seorang pria dibawa ke kamarnya. Namun karyawan berantakan yang tidak disimpan agen keamanan khusus, sehingga siapa pun bisa masuk.
"Jika pernah melihat itu. Setidaknya, jika tidak ada anak laki-laki bisbol yang masuk panggilan di sini untuk karyawan pabrik juga baik. Tapi biasanya hanya renovasi mess. Jika hambatan enggak, "kata Selfi, karyawan yang merupakan penduduk kekacauan pada Minggu (15/5).
Selfi juga mengatakan dia bahkan tidak tahu korban. hanya beberapa kali ngobrol bersama-sama. Oleh karena itu, ia tidak tahu bahwa korban tidak punya masalah dengan siapa pun.
"saya tidak pernah tidak berbicara sebagai cara bagaimana hanya biasa-biasa saja, tapi emang korban IP yang sama di dekatnya," katanya.
Menurut korban di ruangan yang sama dengan dua orang teman. Ketika insiden dua orang teman memasuki malam, sehingga satu-satunya korban. Setelah pembunuhan Jawa Timur perempuan mengatakan mereka takut berada di pabrik
Sumber.: http://www.suaranetizen.com/2016/05/pengakuan-pembunuh-biadab-yang.html
http://www.kabarterheboh.com/2016/05/mengejutkan-ini-alasannya-kenapa.html?m=1
kontroversi baru
0 komentar:
Posting Komentar